Sabtu, 10 Desember 2016

MEMILUKAN!! Gempa Mencuri Calon Suamiku, Apa Yang Terjadi Selanjutnya Dengan Kisah di Foto Berikut...

MEMILUKAN!! Gempa Mencuri Calon Suamiku, Apa Yang Terjadi Selanjutnya Dengan Kisah di Foto Berikut...

Informasi Kita - Rencana besar dalam hidup Yusra Fitriani (31) akan mengakhiri masa lajangnya pada Rabu (7/12) berubah sejekap menjadi duka. Setelah gempa berkekuatan 6,5 SR di Rabu dini hari itu membuat dirinya urung dipersunting oleh Suharnas (33).

Rencana pernikahan itu dirancang setelah Suharnas meminangnya dirinya awal November lalu . Namun  pada hari itu, Harnas--begitu Suharnas disapa, ikut menjadi salah satu korban tewas terkena reruntuhan ruko usai Pidie Jaya dilanda gempa.

“Saya kaget saat tempat tidur berguncang keras. Rumah juga ikut bergoyang. Panik, kami yang berada di rumah berlarian ke luar rumah,” kenang Yusra Fitriani yang dilansir Rakyat Aceh (Jawa Pos Group), Sabtu (10/12).

Pascagempa yang terjadi pukul 05.03 WIB, Fitri dan keluarga lainnya di Banda Aceh pulang untuk melihat kondisi rumahnya.

Rencananya mereka akan melanjutkan aktifitas  dan menunaikan salat Subuh. Usai salat subuh mereka akan mempersiapkan segala sesuatu untuk acara pernikahan yang akan berlangsung pada pukul 10.00 WIB.

Baca Juga : "MENGEJUTKAN!! Dari Dalam Reruntuhan Gempa Aceh Suara ini Memilukan, Wanita Ini Meminta Agar Temannya…"

Pagi itu Fitri--begitu dia disapa belum mendapat kabar apapun soal dampak dari gempa.

Namun beberapa saat kemudian kabar menyebar dengan cepat. Gempa berkekuatan 6,5 Skala Richter (SR) tersebut ternyata  menghancurkan sebagian bangunan di Kota Meureudu, Ibu Kota Kabupaten Pidie Jaya.

Kota itu merupakan tempat tinggal calon suaminya, Suharnas.

Ketika itu Fitri masih tak berprasangka buruk terhadap kota berjarak kurang lebih 170 Km dari Banda Aceh.

“Lalu berita mengejutkan itu datang. Seorang tetangga mengabarkan kalau barisan Ruko di tempat Bang Harnas tinggal rubuh dan hancur,” ungkapnya seraya mengusap matanya yang mulai berkaca-kaca.

“Yah, jak tanyoe kaloen Bang Harnas. Kiban keuadaan gobnyan. Peu na seulamat (Yah, nanti kita lihat Bang Harnas. Bagaimana keadaan mereka. Apa selamat),” sambung Fitri saat itu sembari mengajak ayahnya untuk menuju Pasar Kota Meureudu.

Baca juga : "HEBOH!! Inilah Yang Membuat Mahasiswa ITB itu Tersungkur, Disaat Rombongan Mujahid Cilik Ciamis Melewatinya..."

Semula ajakan Fitri ini ditahan oleh keluarga dan beberapa kerabat. Mereka meminta Fitri untuk tidak pergi. Mereka menyarankan, biar ayahnya dan beberapa anggota keluarga lainnya yang berangkat ke Meureudu. Namun dia bersikeras untuk ikut.

Sesampai di Meureudu Fitri dan kerabat keluarga melihat kondisi mencekam di rumah calon suaminya. Sang calon suami ikut menjadi salah satu korban yang dievakuasi tim SAR bersama tujuh anggota keluarga lainnya.

“Sinyak karap pangsan wate kalon Ruko lakoe jieh ka rata ngon tanoeh (Sinyak—panggilan sayang orang tua untuk anaknya di Aceh—hampir pingsan saat melihat Ruko calon suaminya sudah rata dengan tanah),” ujar M Yunus, orangtua Fitri.

Setelah diketahui Harnas meninggal, Fitri dan keluarga pun mengikuti proses pemakaman.

Dia juga ikut mengantar jasad mereka ke RSUD setempat. Bahkan, meski sesekali terkulai lemas, tak kuat menahan beban kesedihan, Fitri masih sempat mengantar jasad pria yang dicintainya itu ke liang lahat tertutup rapat oleh tanah.

Calon suami diamakamkan di pemakaman umum Tangsi. Tepatnya di belakang kantor Koramil Meureudu.
"Semoga almarhum mendapat surganya Allah SWT,” kata Fitri dalam setiap gumam doanya.
Yudi (40), abang kandung Suharnas mengaku, sedih dan prihatin Fitri. "Kami berharap, Fitri dan keluarganya bersabar dan tabah mengahadapi cobaan yang diberikan Allah SWT ini kepada kita semua," ujarnya. (ara/iil/JPG)


sumber : jawapos.com