Jumat, 09 Desember 2016

MENGEJUTKAN!! Dari Dalam Reruntuhan Gempa Aceh Suara ini Memilukan, Wanita Ini Meminta Agar Temannya…

MENGEJUTKAN!! Dari Dalam Reruntuhan Gempa Aceh Suara ini Memilukan, Wanita Ini Meminta Agar Temannya…

Informasi Kita - Meureudu, Guncangan hebat di Pidie mulai berhenti. Bangunan yang tadinya menjulang tinggi kini roboh hampir rata dengan tanah. Warga yang selamat berduyun-duyun mencari sanak saudaranya di bawah reruntuhan.
Saat itu, Rabu (7/12/2016), sekira pukul 07.00 WIB, aparat TNI dan POLRI dengan dibantu warga, mencari korban di sekitar lokasi PT. MAAR Grub di Gampong Meuko Kuthang. Kabarnya 9 pekerja wanita yang menginap di mess karyawan perempuan tertimpa reruntuhan.
Di bawah koordinasi Manager MAAR Group, Isra, regu penolong bergerak. Satu persatu nomor handphone korban dicalling. Suara dering terdengar ke luar bangunan. Yang masih hidup memberi respon.

(baca juga : Sosok sepuh yang juga hadiri ABI III ini, beliau ternyata..)
Tim menemukan seorang karyawati bernama Afri Zahara. Ia terjebak di bawah puing gudang PT. MAAR Grub. Namun saat hendak dievakuasi, gadis itu menolak. Ia ingin tim penolong lebih dulu menyelamatkan temannya, Nurhayati.
“Saya tidak mau keluar. Abang tolong Nur terlebih dahulu,” ujar Amir salah satu anggota tim penolong mengulang kalimat Afri.
“Iya, saya pasti tolong Nur. Tapi kalau Afri tak mau keluar, Nur Tidak bisa abang bantu. Ayuk, abang tolong kamu terlebih dahulu. Kemudian abang akan tolong Nur dan teman-teman yang lain,” kata Amir membujuk Afri. Perempuan itupun akhirnya mengalah. Ia pun ditarik ke luar puing gudang.
“Saya dan empat teman lainnya masuk dari titik yang berbeda. Satu persatu dinding penghalang kami jebol dengan palu,” ujar Amir. Sesekali gempa susulan muncul. Kondisi ini cukup horor bagi warga ysng melakukan evakuasi.

(baca juga : Umat islam Indonesia, diperkirakan jadi pemimpin peradaban Islam oleh Ulama Palestina, Subhanallah, Ini sebabnya...)
Amir mencoba mengevakuasi Nur. Ini lumayan lebih lama, karena sebelah tangan perempuan itu terjepit tembok. Sebelah lagi dalam kondisi memeluk Risti Zahara, temannya itu sudah tidak bernyawa.
Tangis pun pecah ketika satu persatu korban dikeluarkan dari reruntuhan. Sanak keluarga korban tiada kuasa menahan sedih, ketika melihat kondisi korban.
Polisi, TNI, dan warga, dengan peralatan sangat sederhana, tiada henti menjebol tembok. Palu besar diangkat tinggi-tinggi, peluh bercucuran. Wajah mereka diliput duka.
Empat orang berhasil dievakuasi dengan kondisi luka berat. Mereka adalah Riska Hayati, Afri Zahara, Nurhayati dan Devi Yanti. Riska dan Devi selamat, karena berhasil berlindung dengan cara membalut diri dalam gulungan kasur.
Risti Zahara adalah korban yang pertama kali ditemukan meninggal dunia. Sedangkan Afrizani, Maulida Fitri, Mawaddah dan Devi Sri Jiani baru berhasil dievakuasi bakda siang. Dua unit eskavator pun ikut membantu. Walau kedatangannya sangat terlambat.

Sumber: AceHTrend